Apakah kamu mendengarkan ku, aku hanya ingin bicara denganmu hanya kau tau aku cinta sama kamu . setiap kata, ucapan cinta atau perhatian itulah selalu ku persembahkan untukmu tetapi semua itu kau selalu mengacuhkannya tidak ada respon atau sepatah dua kata pun yang kudengar darimu, aku tau aku hanya manusia biasa yang selalu membutuhkan cinta dan kasih sayang termasuk dicintai oleh drimu, sudah berbagai cara kulalui untuk meluluhkan hatimu tetapi apa, kau hanya menganggap itu sebagai lelucon semata . betapa sedinya hati ini melihat perlakuan kamu terhadap diriku, apakah aku salah jatuh cinta sama kamu? kenapa kau begitu teganya lakukan itu kepadaku ga ada niat buat mempermainkan perasaanmu cintaku tulus yang kuberikan untukmu dengarlah hati ini bicara "aku sangat mencintai dirimu" ga ada cara lain yang basa mengubah pandanganmu terhadapmu raut wajah itu akan selalu kuingat . Sebenarnya seberapa kerasnya hatimu itu sehingga kau tak pernah hiraukan aku sedetikpun kau tak mau mendengarkanku kau lebih asik dengan kehidupanmu aku memang jauh berbeda denganmu aku hanya orang yang sederhana hidup dengan serba kecukupan sementara kau dilahirkan sebagai orang yang berlimpah harta, aku tidak bermaksud untuk untuk menyesali hidupku justru aku sangat bersyukur sama apa yang telah diberikan Tuhan tetapi aku sudah bersahabat denganmu sejak SMA sejak itulah aku mengaggumimu karna kepintaranmu awalnya aku sangat tak berteman denganmu aku selalu menghindar karna aku tidak punya apa-apa dan aku masuk SMA ini karna ayahku bekerja sebagai cleaning service disekolah ini dan pihak sekolah memberikan santunan kepada ayahku agar anakya bisa bersekolah disini lalu aku bersekolah disini . Waktu itu kamu sangat sedih disaat ibu kamu sedang sakit kamu dikelas kelihatan murung dan ga ada yang pedulikanmu sesekai teman cewemu mendekati untuk menenangimu aku sangat merasakan apa yang kamu rasakan saat itu aku sudah bisa membaca raut wajahmu yang sangat sedih dan disaat itulah aku mencoba untuk mendekatimu hanya untuk menenangkan rasa sedihmu aku memberikan sapu tangan merah untuk menghapus air matamu itu aku pikir kau tidak suka dan marah-marah kepadaku tetapi ternyata aku sangat senang karna kau menerimanya dengan baik lalu pada saat itulah aku sudah mulai berteman denganmu dari waktu kewaktu kita selalu bersama dalam hal apapun belajar bersama, saling berbagi cerita bersama hal itu yang aku ingat saat bersamamu dan pada saat itulah aku sudah sering memberikan surat cinta , aku senang kalau kau itu tersenyum selagi membaca surat dariku dan aku semakin yakin bahwa perasaan sayang ini akan berbalas indah untukku tetapi ternyata apa ketika naik kekelas 3 kau sangat berubah kau lebih sering jalan-jalan apalagi ketika kita lulus kau memang benar-benar sangat berubah, aku tau aku tak mungkin bisa melarangmu karna aku bukanlah siapa-siapa kamu tetapi aku takkan berhenti memperhatikanmu dan memberikan surat cinta untukmu. Apakah itu terlalu mustahil aku memilikimu? aku memang terlalu misterius bagimu aku tidak pernah mencantumkan namaku didalamnya hanya disitu tertulis "Penggemar Rahasia" yah itulah aku , setelah lama kau sudah mulai memiliki pria idaman lain yang jauh lebih baik dariku, terbayang olehku kau bercinta dengan dirinya didepanku dan membuat hati ini semakin tenggelam aku hanya bisa diam setidaknya apakah kau ingat denganku apakah kau ingat dengan sapu tangan merah yang pertama kali ku berikan untukmu ? mungkin benar aku memang tidak pantas buatmu dan aku berharap kamu bahagia dengan pilihan hidupmu dan sapu tangan merah itu akan menjadi kenangan untuk selamanya .

lebay
BalasHapus